Taneh Karo Simalem Bumi Turang

02 November 2010

Guro-Guro Aron


Guro-guro Aron adalah arena muda-mudi Karo untuk saling kenal dan sebagai lembaga untuk mendidik anak muda-mudi mengenal adat. Dahulu acara ini dibuat sebagai salah satu alat untuk membudayakan seni tari Karo agar dikenal dan disenangi oleh muda-mudi dalam rangka pelestariannya.

Acara ini dilengkapi dengan alat-alat musik khas Karo yakni : Sarune, gendang (singindungi dan singanaki), juga dari penganak. Namun sangat disayangkan saat ini musik Karo ini mulai terdesak oleh alat musik keyboard. Bukan hanya pada Guro-Guro Aron saja wabah musik keyboard ini melanda tapi sudah merambah pada pesta-pesta adat perkawinan. Sepertinya pada setiap pesta perkawinan pun tanpa adanya musik keyboard tersebut pesta tersebut terasa hambar.

Erpanger ku Lau

Kata “panger” berarti “langir” karena itu “erpanger” artinya adalah “berlangir”.
Namun pengertian erpanger dalam kepercayaan tradisional Karo bersifat religius (sakral).
Upacara erpanger dapat dilakukan sendiri dan dalam keadaan tertentu dibantu oleh guru (paranormal atau dukun).